Jumat, 06 Februari 2026

Suksesor Pep Guardiola: Manchester City Bidik Legenda Liverpool dan Arsenal

Suksesor Pep Guardiola: Manchester City Bidik Legenda Liverpool dan Arsenal
Suksesor Pep Guardiola: Manchester City Bidik Legenda Liverpool dan Arsenal

JAKARTA - Era keemasan Manchester City di bawah asuhan Pep Guardiola tampaknya sedang mendekati babak akhir. Spekulasi mengenai masa depan pria asal Catalan tersebut kembali memuncaki tajuk utama media olahraga internasional, terutama setelah laga terbaru City di semifinal EFL Cup. Manajemen klub di Etihad Stadium kini tidak lagi sekadar berdiam diri; mereka mulai menyusun skema suksesi demi menjaga stabilitas prestasi klub di masa depan.

Terbaru, potret pelatih Pep Guardiola dalam laga Manchester City kontra Newcastle United Semi Final EFL Cup, pada Kamis. Kini, spekulasi terkait hengkangnya dari Manchester City kembali jadi sorotan utama dan nama-nama seperti Xabi Alonso hingga Cesc Fabregas disebut-sebut akan jadi penggantinya. Munculnya nama-nama besar yang memiliki latar belakang rivalitas kuat, seperti legenda Liverpool dan Arsenal, menambah bumbu menarik dalam perburuan kursi panas ini.

Sinyal Ketidakpastian di Balik Kontrak Sang Maestro

Baca Juga

Prediksi UFC Fight Night: Mario Bautista vs Vinicius Oliveira di Kelas Bantam

Situasi masa depan Pep Guardiola di Manchester City kini memasuki fase penuh ketidakpastian. Meskipun kontribusinya telah mengubah City menjadi kekuatan dominan di Eropa, pembicaraan mengenai komitmen jangka panjang sang pelatih masih menemui jalan buntu. Di mana peluang perpanjangan kontrak Pep Guardiola dengan Manchester City disebut sangat kecil, sehingga masa depannya menjadi sorotan utama.

Ketidakjelasan ini memaksa manajemen untuk bergerak di balik layar. Dikutip dari laman berita Yahoo Sports, Kamis, disebutkan bahwa keputusan akhir Guardiola tentang masa depannya belum akan diumumkan dalam waktu dekat. Namun, dalam dunia sepak bola modern, ketenangan di publik sering kali berbanding terbalik dengan kesibukan di ruang rapat direksi. City menyadari bahwa mengganti sosok sekaliber Guardiola bukanlah pekerjaan semalam.

Manajemen Strategis Menghadapi Era Pasca-Guardiola

Oleh karena itu, manajemen Manchester City sudah mulai menata rencana jangka panjang untuk memastikan transisi berjalan mulus bila era Pep Guardiola benar-benar berakhir. Langkah ini diambil guna menghindari kekosongan kepemimpinan yang bisa merusak struktur tim yang sudah mapan. Gambaran ini menandai bahwa Manchester City tidak lagi sekadar berspekulasi, melainkan bersiap menghadapi kemungkinan perubahan besar di kursi pelatih.

Klub berjuluk The Citizens tersebut bertekad untuk tetap kompetitif meski nakhoda utama mereka berganti. Strategi yang diterapkan mencakup identifikasi kandidat yang memiliki filosofi sepak bola serupa dengan Guardiola, namun mampu membawa dimensi baru bagi tim.

Peran Sentral Khaldoon Al Mubarak dan Hugo Viana

Dalam laporan yang dirilis oleh Yahoo Sports, Chairman Manchester City, Khaldoon Al Mubarak, disebut akan memegang peran utama dalam pengambilan keputusan strategis klub. Kehadiran Al Mubarak dalam proses ini menunjukkan betapa pentingnya pemilihan manajer baru bagi keberlangsungan visi jangka panjang pemilik klub. Ia dilaporkan akan terlibat langsung dalam menentukan figur manajer berikutnya. Jika memang harus mencari suksesor Guardiola, Khaldoon akan berada di pusat proses penunjukan pelatih baru.

Di sisi operasional teknis, Direktur Olahraga Manchester City, Hugo Viana, dipercaya memimpin proses pencarian kandidat pelatih baru. Viana memiliki tugas berat untuk melakukan kurasi terhadap nama-nama potensial yang beredar di pasar. Ia bertanggung jawab mulai dari pemetaan profil hingga penyaringan nama-nama yang dinilai paling cocok dengan kebutuhan klub.

Sistem Pencarian Pelatih yang Terstruktur dan Sistematis

Pemilihan suksesor ini tidak akan dilakukan secara emosional, melainkan melalui data dan analisis mendalam. Struktur ini mencerminkan model pengambilan keputusan Manchester City yang terorganisasi. Di mana figur eksekutif puncak dan direktur olahraga bekerja beriringan untuk meminimalkan risiko kegagalan di masa transisi.

Dengan demikian, persiapan Manchester City menuju era pasca-Guardiola tampak dilakukan secara sistematis, bukan reaktif. Nama-nama seperti Xabi Alonso (legenda Liverpool) dan Cesc Fabregas (legenda Arsenal) yang muncul sebagai kandidat menunjukkan bahwa City mencari pelatih muda dengan kecerdasan taktis tinggi yang sudah mengenal atmosfer Liga Inggris. Semua ini memperkuat kesan bahwa Manchester City tengah bersiap memasuki babak baru, baik dengan maupun tanpa Guardiola.

Era baru di Etihad Stadium mungkin sudah di depan mata. Siapa pun yang nantinya terpilih, ia akan memikul tanggung jawab besar untuk meneruskan warisan trofi yang ditinggalkan oleh salah satu pelatih terbaik sepanjang sejarah sepak bola tersebut.

David

David

teropongbisnis.id adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Real Madrid Cari Pengganti Modric-Kroos, Mac Allister Jadi Target Utama

Real Madrid Cari Pengganti Modric-Kroos, Mac Allister Jadi Target Utama

Real Madrid Hadapi Valencia, Arbeloa Soroti Masalah Konsistensi Pemain

Real Madrid Hadapi Valencia, Arbeloa Soroti Masalah Konsistensi Pemain

Pemerintah Siapkan Dana Enam Miliar Dolar Demi Kebangkitan Industri Tekstil Nasional

Pemerintah Siapkan Dana Enam Miliar Dolar Demi Kebangkitan Industri Tekstil Nasional

Jamu Indonesia Kuat dalam Budaya dan Berpeluang Besar Menggerakkan Ekonomi Nasional

Jamu Indonesia Kuat dalam Budaya dan Berpeluang Besar Menggerakkan Ekonomi Nasional

Timnas Futsal Indonesia Tekuk Jepang 2-1 di Piala Asia 2026

Timnas Futsal Indonesia Tekuk Jepang 2-1 di Piala Asia 2026