Jumat, 06 Februari 2026

Presiden Prabowo Galang Dukungan Ormas Islam Terkait Misi Damai Gaza via 'Board of Peace'

Presiden Prabowo Galang Dukungan Ormas Islam Terkait Misi Damai Gaza via 'Board of Peace'
Presiden Prabowo Galang Dukungan Ormas Islam Terkait Misi Damai Gaza via 'Board of Peace'

JAKARTA - Presiden RI Prabowo Subianto mengagendakan pertemuan strategis dengan sejumlah pimpinan organisasi masyarakat (ormas) Islam terbesar di Indonesia pada Selasa siang (3 Februaari 2026).

Bertempat di Istana Kepresidenan Jakarta, diskusi ini akan fokus pada peran aktif Indonesia dalam keanggotaan Dewan Perdamaian atau Board of Peace (BoP) Gaza.

Langkah ini diambil menyusul penandatanganan piagam pembentukan dewan tersebut oleh Presiden Prabowo dalam forum internasional di Swiss baru-baru ini.

Baca Juga

PaninBank Perkenalkan MyPanin: Aplikasi Layanan Perbankan Digital Terbaru untuk Transaksi Lebih Mudah

Pimpinan Ormas yang Hadir di Istana

Pertemuan ini dijadwalkan berlangsung pada pukul 14.00 WIB dengan menghadirkan tokoh-tokoh dari lembaga keagamaan berpengaruh:

Majelis Ulama Indonesia (MUI): Dikonfirmasi oleh Wakil Ketua Umum MUI, KH Cholil Nafis, yang menyatakan agenda utama adalah diskusi terkait BoP.

PBNU: Dikonfirmasi oleh Sekjen PBNU sekaligus Menteri Sosial, Saifullah Yusuf (Gus Ipul).

Muhammadiyah: Diwakili oleh Sekretaris Umum PP Muhammadiyah Abdul Mu’ti dan Ketua PP Muhammadiyah Prof. Syafiq Mughni.

Latar Belakang: Peluncuran BoP di Davos 2026

Dewan Perdamaian Gaza bukanlah inisiatif sembarangan. Lembaga ini resmi diluncurkan pada 22 Januari 2026 di sela-sela acara World Economic Forum (WEF) di Davos, Swiss.

Misi Kemanusiaan dan Perdamaian Dunia

Presiden Prabowo menegaskan bahwa keterlibatan Indonesia dalam BoP adalah bagian dari tanggung jawab moral terhadap penderitaan rakyat Palestina. Menurutnya, bantuan kemanusiaan kini sudah mulai masuk dengan deras, namun solusi perdamaian jangka panjang tetap menjadi prioritas utama.

Koalisi Internasional dalam Dewan Perdamaian

Indonesia bergabung dengan deretan negara dari berbagai belahan dunia yang memiliki visi serupa untuk stabilitas di Timur Tengah. Beberapa negara lain yang turut menandatangani piagam BoP antara lain:

Negara Arab/Muslim: Arab Saudi, Turki, UAE, Qatar, Mesir, Yordania, Maroko, Bahrain, Pakistan, Uzbekistan.

Negara Lain: Hungaria, Argentina, Armenia, Azerbaijan, Belgia, Bulgaria, Kazakhstan, Paraguay, hingga Mongolia.

Diskusi hari ini bersama PBNU, Muhammadiyah, dan MUI diharapkan dapat menyatukan suara domestik dalam mendukung kebijakan luar negeri pemerintah yang berfokus pada kemanusiaan dan perdamaian global.

Regan

Regan

teropongbisnis.id adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

TNI AD Pastikan Seskab Teddy Wijaya Jalani Pendidikan Reguler Sekolah Staf Komando

TNI AD Pastikan Seskab Teddy Wijaya Jalani Pendidikan Reguler Sekolah Staf Komando

Kepesertaan BPJS Pasien Cuci Darah Dijanjikan Aktif Kembali Tanpa Hambatan Layanan

Kepesertaan BPJS Pasien Cuci Darah Dijanjikan Aktif Kembali Tanpa Hambatan Layanan

Wapres Gibran Tinjau Pengungsi Tanah Bergerak Tegal Pastikan Negara Hadir Melindungi

Wapres Gibran Tinjau Pengungsi Tanah Bergerak Tegal Pastikan Negara Hadir Melindungi

Peneliti BRIN Temukan Bakteri Tanah Kunyit Berpotensi Antikanker Payudara Efektif Rendah Toksisitas

Peneliti BRIN Temukan Bakteri Tanah Kunyit Berpotensi Antikanker Payudara Efektif Rendah Toksisitas

Catatan Lengkap Bongkar Pasang Kabinet Prabowo Hingga Kini

Catatan Lengkap Bongkar Pasang Kabinet Prabowo Hingga Kini