Frenkie de Jong Jadi Poros Permainan Barcelona Saat Tundukkan Elche La Liga
- Selasa, 03 Februari 2026
JAKARTA - Barcelona kembali menunjukkan kendali permainan yang solid saat menghadapi Elche pada pekan ke-22 La Liga 2025/2026.
Bertanding di Estadio Manuel Martinez Valero, Minggu dini hari WIB, tim tamu tampil dominan sejak awal laga hingga peluit akhir dibunyikan. Kemenangan 3-1 menjadi bukti bahwa Barcelona mampu menjaga stabilitas permainan di tengah dinamika skuad yang belum sepenuhnya ideal.
Dalam pertandingan ini, Barcelona langsung mengambil inisiatif serangan dan memaksa Elche bermain lebih defensif. Gol cepat Lamine Yamal pada menit keenam membuka jalur kemenangan, sebelum Ferran Torres dan Marcus Rashford menambah keunggulan. Elche sempat memberikan perlawanan melalui gol Alvaro Rodriguez, tetapi secara keseluruhan pertandingan tetap berada dalam kendali Barcelona.
Baca JugaHansi Flick Ungkap Strategi Barcelona Raih Gelar Liga Champions Musim Ini
Sorotan utama laga ini tertuju pada Frenkie de Jong. Gelandang asal Belanda tersebut dipercaya mengenakan ban kapten dan memikul peran sentral di lini tengah, terutama karena absennya Pedri. Tanggung jawab besar itu dijalankannya dengan penuh disiplin dan ketenangan.
Dominasi Barcelona Sejak Menit Awal
Sejak kickoff, Barcelona memperlihatkan pendekatan permainan yang agresif namun terukur. Penguasaan bola dijaga dengan rapi, sementara transisi dari bertahan ke menyerang berlangsung cepat. Elche kesulitan keluar dari tekanan karena Barcelona mampu menutup ruang dan memenangi duel-duel penting di lini tengah.
Gol pembuka Lamine Yamal menjadi momentum penting yang membuat Barcelona semakin percaya diri. Serangan demi serangan terus mengalir, memaksa lini belakang Elche bekerja keras. Ferran Torres kemudian menggandakan keunggulan pada menit ke-40, menegaskan dominasi tim tamu sebelum turun minum.
Meski Elche sempat mencetak gol balasan, Barcelona tidak kehilangan kendali. Struktur permainan tetap terjaga, dan tempo laga terus dikontrol dengan baik hingga babak kedua berakhir.
Peran Ganda Frenkie de Jong sebagai Kapten
Tanpa kehadiran Pedri, Frenkie de Jong memikul tanggung jawab besar di lini tengah. Ia tidak hanya berperan sebagai pengatur tempo, tetapi juga menjadi pemimpin di lapangan. Dengan ban kapten di lengan, De Jong tampil tenang dalam mengarahkan rekan-rekannya.
Keputusan pelatih Hansi Flick mempercayakan ban kapten kepadanya terbukti tepat. De Jong mampu menjadi penghubung antar lini, memastikan aliran bola tetap lancar dan permainan Barcelona tidak kehilangan keseimbangan.
Dalam situasi tekanan, De Jong kerap menjadi opsi utama untuk memulai serangan dari lini belakang. Kemampuannya membaca permainan membuat Barcelona tetap stabil, bahkan ketika Elche mencoba meningkatkan intensitas permainan.
Kontribusi Statistik yang Menentukan
Performa Frenkie de Jong dalam laga ini tercermin jelas melalui data statistik. Ia mencatat satu assist untuk gol Ferran Torres, sekaligus menambah koleksi assist musim ini menjadi enam, dengan lima di antaranya tercipta di La Liga. Angka tersebut menegaskan perannya sebagai kreator utama tim.
Selama 90 menit pertandingan, De Jong mencatat 71 sentuhan dengan akurasi umpan mencapai 92 persen. Ia juga menciptakan empat peluang besar serta lima umpan kunci yang menjaga ritme serangan Barcelona tetap hidup.
Kontribusinya tidak hanya terlihat saat menyerang. Di fase bertahan, De Jong membukukan enam pemulihan bola, satu intersep, dan satu duel udara yang dimenangkan. Catatan tersebut menunjukkan keseimbangan perannya sebagai gelandang modern.
Tantangan dan Catatan Kedisiplinan
Meski tampil dominan, penampilan Frenkie de Jong tidak sepenuhnya tanpa catatan. Ia menerima satu kartu kuning dalam laga ini, yang membuatnya kini hanya berjarak satu sanksi dari larangan tampil di pertandingan berikutnya. Situasi ini tentu perlu menjadi perhatian, mengingat perannya yang sangat vital bagi tim.
Secara keseluruhan musim ini, De Jong telah tampil 17 kali di La Liga. Dari jumlah tersebut, 14 penampilan ia jalani sebagai starter, dengan total menit bermain melampaui 1.300 menit. Angka ini menegaskan kepercayaan besar yang diberikan kepadanya oleh staf pelatih.
Konsistensi performa menjadi tantangan berikutnya, terutama dengan jadwal kompetisi yang semakin padat di level domestik dan Eropa.
Makna Strategis bagi Barcelona Musim Ini
Kemenangan 3-1 atas Elche memberikan sinyal positif bagi Barcelona. Struktur permainan tetap solid meski harus tampil tanpa beberapa pilar utama. Dalam konteks ini, peran Frenkie de Jong menjadi semakin krusial sebagai jangkar permainan.
Kepercayaan Hansi Flick kepada De Jong dinilai sebagai langkah rasional untuk menjaga keseimbangan tim. Ia berfungsi sebagai pengatur tempo sekaligus penentu arah transisi, baik saat menyerang maupun bertahan.
Keberlanjutan performa sang kapten di laga-laga berikutnya akan sangat menentukan stabilitas Barcelona sepanjang musim. Jika Frenkie de Jong mampu mempertahankan level permainan seperti saat menghadapi Elche, Barcelona memiliki fondasi kuat untuk terus bersaing di papan atas La Liga.
Mazroh Atul Jannah
teropongbisnis.id adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Gen Z Jangan FOMO! Ini Risiko Ambil KPR Tanpa Hitung Daya Beli di Tahun 2026
- Jumat, 06 Februari 2026
Bank Jateng Perluas KPR Subsidi di Batang: Gandeng 40 Pengembang untuk Hunian MBR
- Jumat, 06 Februari 2026
Analisis Saham Sektor Konsumsi: Strategi Investasi ICBP, SIDO, dan CMRY di Tahun 2026
- Jumat, 06 Februari 2026
Berita Lainnya
Lamine Yamal Jadi Ancaman Utama Barcelona dengan Dribel Paling Efektif Liga Spanyol
- Jumat, 06 Februari 2026
Eden Hazard Nilai Kenan Yildiz Lebih Cocok Bersinar Bersama Real Madrid
- Jumat, 06 Februari 2026
Cristiano Ronaldo Absen Lagi, Al Nassr Hadapi Al Ittihad Tanpa Andalan Utama
- Jumat, 06 Februari 2026
Spalletti Kritik Keputusan Juventus Usai Tersingkir Telak dari Atalanta Coppa Italia
- Jumat, 06 Februari 2026












