Jumat, 06 Februari 2026

Menyambut Ramadhan 2026: Strategi Belanja Online Cerdas, Hemat, dan Anti-Mubazir

Menyambut Ramadhan 2026: Strategi Belanja Online Cerdas, Hemat, dan Anti-Mubazir
Menyambut Ramadhan 2026: Strategi Belanja Online Cerdas, Hemat, dan Anti-Mubazir

JAKARTA - Menjelang bulan suci Ramadhan, pola konsumsi masyarakat biasanya mengalami perubahan signifikan.

Di tengah maraknya promo "tanggal kembar" dan diskon besar-besaran di berbagai marketplace, diperlukan kebijaksanaan agar niat memenuhi kebutuhan tidak berubah menjadi pemborosan.

Agar ibadah tetap fokus dan dompet tetap aman, berikut adalah panduan taktis belanja online yang tepat guna:

Baca Juga

Dukung Pembangunan Berkelanjutan, Perbankan Gencar Akselerasi Digitalisasi UMKM

Prioritaskan Daftar Kebutuhan Ibadah & Dapur

Langkah pertama yang krusial adalah memisahkan antara kebutuhan dan keinginan.

Fokus Utama: Kebutuhan sahur, berbuka, dan perlengkapan ibadah.

Hindari: Membeli barang hanya karena tampilan iklan yang menarik atau diskon besar, padahal tidak mendesak digunakan.

Strategi Stok Bahan Pokok (Pre-Ramadhan)

Menyiapkan stok lebih awal adalah kunci menghindari lonjakan harga yang biasanya terjadi tepat saat memasuki bulan puasa.

Daftar Belanja: Beras, minyak goreng, gula, makanan beku (frozen food), dan kurma.

Manfaat: Mengurangi risiko panic buying dan membantu pembagian anggaran secara bertahap.

Optimalkan Promo dengan Perhitungan Matang

Diskon dan paket bundling memang menggiurkan, namun tetaplah realistis.

Tips: Ambil promo hanya untuk barang yang frekuensi penggunaannya tinggi. Ingat, esensi hemat adalah membeli yang relevan, bukan membeli dalam jumlah banyak.

Audit Peralatan Rumah Tangga

Sebelum memutuskan membeli peralatan dapur baru karena intensitas memasak yang meningkat:

Cek kembali kondisi alat yang lama. Jika masih berfungsi dengan baik, tunda pembelian untuk mengalihkan dana ke kebutuhan lain yang lebih mendesak.

5. Fesyen yang Fungsional (Smart Fashion)

Agenda buka puasa bersama (bukber) seringkali memicu pembelian baju baru secara impulsif.

Pilihan Bijak: Pilih busana yang nyaman, sopan, dan memiliki desain yang timeless (fleksibel untuk berbagai acara) agar tidak berakhir menjadi penghuni lemari yang jarang dipakai.

Manajemen Keuangan & Keamanan Belanja

Untuk menjaga stabilitas finansial selama sebulan penuh, terapkan dua aturan emas ini:

Tetapkan Plafon Anggaran: Tentukan batas maksimal pengeluaran sebelum membuka aplikasi belanja. Ini adalah "rem" terbaik agar tidak terjebak belanja impulsif.

Pilih Platform Terpercaya: Pastikan Anda belanja di toko yang menjamin keaslian produk, memiliki kebijakan pengembalian (return) yang jelas, serta estimasi pengiriman yang akurat.

Regan

Regan

teropongbisnis.id adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Bank Jateng Perluas KPR Subsidi di Batang: Gandeng 40 Pengembang untuk Hunian MBR

Bank Jateng Perluas KPR Subsidi di Batang: Gandeng 40 Pengembang untuk Hunian MBR

Analisis Saham Sektor Konsumsi: Strategi Investasi ICBP, SIDO, dan CMRY di Tahun 2026

Analisis Saham Sektor Konsumsi: Strategi Investasi ICBP, SIDO, dan CMRY di Tahun 2026

Investasi EBT Triliunan Buka Peluang Asuransi Energi Hijau bagi ACA

Investasi EBT Triliunan Buka Peluang Asuransi Energi Hijau bagi ACA

BI dan Bank of Korea Perpanjang Swap Mata Uang Lokal Hingga 2031

BI dan Bank of Korea Perpanjang Swap Mata Uang Lokal Hingga 2031

Jasindo Syariah Tetap Optimistis Kelola SBSN Seiring Arah Suku Bunga BI

Jasindo Syariah Tetap Optimistis Kelola SBSN Seiring Arah Suku Bunga BI