Best XI League Phase Liga Champions Musim 2025 2026 Versi Statistik Mengejutkan
- Sabtu, 31 Januari 2026
JAKARTA - League Phase Liga Champions 2025/2026 telah resmi berakhir dan menyisakan banyak cerita menarik.
Selain memastikan tim-tim yang lolos ke babak play-off knockout, fase ini juga menghadirkan deretan performa individu yang konsisten dan mengesankan di berbagai posisi.
Jika menilik ulang perjalanan fase liga, tidak hanya nama-nama besar yang bersinar. Sejumlah pemain dari klub nonunggulan justru mencuri perhatian lewat kontribusi statistik yang luar biasa dan peran krusial bagi timnya.
Baca JugaHansi Flick Ungkap Strategi Barcelona Raih Gelar Liga Champions Musim Ini
Mengutip data dan ulasan dari ESPN, susunan Best XI League Phase Liga Champions musim ini diracik menggunakan formasi 4-3-3. Komposisi tersebut memadukan pemain bintang dengan nama kejutan yang tampil melampaui ekspektasi.
Daftar ini sekaligus menunjukkan bahwa Liga Champions bukan hanya panggung klub elite, tetapi juga ruang pembuktian bagi pemain yang bekerja efektif dan konsisten sepanjang kompetisi.
David Raya Efisiensi Tinggi di Bawah Mistar Arsenal
Di posisi penjaga gawang, nama David Raya layak mendapat sorotan khusus. Meski Arsenal tampil dominan dan jarang tertekan, kontribusi Raya tetap sangat menentukan hasil pertandingan.
Dari tujuh laga fase liga, Raya hanya menghadapi 20 tembakan tepat sasaran. Namun, 18 di antaranya berhasil digagalkan dengan sempurna, menghasilkan persentase penyelamatan mencapai 90 persen.
Catatan tersebut bahkan disebut lebih menyerupai statistik penjaga gawang hoki es dibanding sepak bola. Efektivitas inilah yang membuat Raya unggul dibanding kiper lain yang lebih sibuk namun kurang efisien.
Keberadaan Raya memberi ketenangan ekstra bagi lini belakang Arsenal dalam perjalanan mereka di Liga Champions musim ini.
Anan Khalaili Kejutan di Pos Bek Kanan
Posisi bek kanan menghadirkan nama yang cukup mengejutkan, yakni Anan Khalaili dari Union Saint-Gilloise. Meski berasal dari klub nonunggulan, kontribusinya sangat lengkap dan menonjol.
Khalaili mencatat 133 intervensi defensif, terbanyak kedua di seluruh kompetisi. Tak hanya kuat bertahan, ia juga aktif membantu serangan dan kerap beroperasi layaknya gelandang.
Ia menjadi pencetak gol terbanyak timnya dengan tiga gol, memimpin kreasi peluang dengan 12 kesempatan, serta unggul dalam duel darat yang dimenangkan dengan total 44 kali.
Kombinasi kerja keras, konsistensi, dan kontribusi dua arah membuat Khalaili pantas masuk Best XI.
Duet Bek Tengah Kokoh dari City dan Pafos
Di jantung pertahanan, Josko Gvardiol menjadi pilihan meski hanya tampil dalam lima pertandingan sebelum cedera patah kaki. Dalam periode singkat tersebut, Manchester City hanya kebobolan empat gol.
Bek asal Kroasia itu tetap menunjukkan kualitasnya sebagai bek modern dengan kemampuan progresi bola yang sangat baik. Perannya dalam membangun serangan dari belakang sangat krusial.
Sementara itu, Derrick Luckassen dari Pafos menjadi representasi solidnya tim kejutan. Ia mencatat 140 intervensi defensif, tertinggi di League Phase Liga Champions musim ini.
Luckassen juga memenangi 70 persen duel udara, menjadi pilar utama yang hampir membawa Pafos menembus fase knockout playoff.
Nuno Mendes Dominasi Sisi Kiri Pertahanan PSG
Untuk posisi bek kiri, Nuno Mendes kembali menegaskan statusnya sebagai salah satu yang terbaik di dunia. Performa konsistennya bersama PSG terlihat jelas dalam statistik fase liga.
Mendes memimpin kompetisi dalam jumlah perebutan bola dengan total 60 kali. Ia juga masuk empat besar dalam progresi bola, menunjukkan peran penting dalam transisi menyerang.
Kontribusinya tidak berhenti di situ. Dua gol dan dua assist dari posisi bek kiri menjadi bukti nyata pengaruhnya di kedua sisi permainan.
Kecepatan, agresivitas, dan kecerdasan posisi menjadikan Mendes sosok tak tergantikan di sisi kiri PSG.
Kimmich Vitinha dan Szoboszlai Kuasai Lini Tengah
Joshua Kimmich menjadi otak permainan Bayern Munchen di fase liga. Ia memimpin kompetisi dalam progresi umpan dengan catatan 107 kali, menandakan peran sentralnya dalam distribusi bola.
Bayern tampil melampaui ekspektasi, dan Kimmich adalah kunci kestabilan serta penguasaan ritme permainan mereka di Liga Champions.
Di posisi gelandang tengah, Vitinha tampil luar biasa bersama PSG. Ia mencatat lebih dari 100 operan per laga dan menjadi yang terbaik dalam progresi bola.
Vitinha juga menyumbang lima gol di fase liga, memperkuat klaimnya sebagai salah satu gelandang paling komplet di Eropa saat ini.
Sementara itu, Dominik Szoboszlai menjadi motor kreativitas Liverpool. Ia memimpin daftar assist dengan empat catatan dan masuk empat besar pencipta peluang terbanyak.
Mbappe Yamal dan Gordon Hiasi Lini Serang
Di lini depan, Lamine Yamal mencuri perhatian meski baru berusia belia. Dalam enam penampilan, ia mencetak tiga gol dan tiga assist, serta unggul dalam duel satu lawan satu.
Di posisi penyerang tengah, Kylian Mbappe tetap menjadi pembeda bagi Real Madrid. Ia mencetak 13 gol, dengan 10 di antaranya tanpa penalti.
Mbappe juga memimpin daftar pencipta peluang di fase liga, membuktikan kontribusinya tidak hanya soal mencetak gol.
Sisi kiri diisi Anthony Gordon dari Newcastle. Hanya Mbappe yang mencatat kontribusi gol plus assist lebih banyak darinya.
Gordon tampil penuh percaya diri dan terlihat sangat menikmati atmosfer Liga Champions, menjadikannya salah satu kejutan terbesar di fase liga musim ini.
Mazroh Atul Jannah
teropongbisnis.id adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Gen Z Jangan FOMO! Ini Risiko Ambil KPR Tanpa Hitung Daya Beli di Tahun 2026
- Jumat, 06 Februari 2026
Bank Jateng Perluas KPR Subsidi di Batang: Gandeng 40 Pengembang untuk Hunian MBR
- Jumat, 06 Februari 2026
Analisis Saham Sektor Konsumsi: Strategi Investasi ICBP, SIDO, dan CMRY di Tahun 2026
- Jumat, 06 Februari 2026
Berita Lainnya
Lamine Yamal Jadi Ancaman Utama Barcelona dengan Dribel Paling Efektif Liga Spanyol
- Jumat, 06 Februari 2026
Eden Hazard Nilai Kenan Yildiz Lebih Cocok Bersinar Bersama Real Madrid
- Jumat, 06 Februari 2026
Cristiano Ronaldo Absen Lagi, Al Nassr Hadapi Al Ittihad Tanpa Andalan Utama
- Jumat, 06 Februari 2026
Spalletti Kritik Keputusan Juventus Usai Tersingkir Telak dari Atalanta Coppa Italia
- Jumat, 06 Februari 2026












