BNI Sekuritas Tuntaskan Konsolidasi Strategis: PT Angkasa Pura Indonesia Resmi Jadi Pemegang Saham Mayoritas GMFI
- Jumat, 30 Januari 2026
JAKARTA - PT BNI Sekuritas sukses menjalankan perannya sebagai penasihat strategis dalam transaksi M&A (Mergers and Acquisitions) berskala besar antara PT Angkasa Pura Indonesia (API) dan PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk (GMFI).
Transaksi ini menandai babak baru dalam sinergi infrastruktur bandara dan layanan pemeliharaan pesawat di Indonesia.
Melalui skema rights issue dan penyertaan aset (inbreng), struktur permodalan GMFI kini mengalami penguatan signifikan, sekaligus mengubah peta kepemilikan saham perusahaan.
Baca JugaEkspansi MRT Timur Barat Jadi Magnet Baru Properti Blok M Hingga Balaraja
Mekanisme Transaksi: Inbreng Lahan Senilai Rp5,66 Triliun
Transaksi ini dilakukan dengan metode penyertaan modal non-tunai atau inbreng. PT Angkasa Pura Indonesia menyerahkan aset berupa lahan seluas 972.123 meter persegi yang berlokasi di Bandara Internasional Soekarno-Hatta kepada GMFI.
Berikut adalah poin-poin utama dari aksi korporasi tersebut:
Nilai Aset Inbreng: Rp5,66 Triliun.
Instrumen Transaksi: Rights Issue (HMPET).
Jumlah Saham Baru: 82,1 miliar lembar saham.
Perubahan Kepemilikan: PT Angkasa Pura Indonesia kini menguasai 68,6% saham GMFI.
Dampak Positif: Ekuitas GMFI Berbalik Positif
Langkah strategis yang efektif per 29 Desember 2025 ini memberikan dampak instan pada kesehatan finansial GMFI. Setelah sekian lama menghadapi tantangan permodalan, posisi ekuitas GMFI kini tercatat kuat di angka US$ 59,89 juta.
SEVP Investment Banking BNI Sekuritas, Ikhsan Ramdan, menyatakan bahwa penguatan profil keuangan ini akan menjadi kunci bagi GMFI untuk mengekspansi bisnisnya.
Peran BNI Sekuritas sebagai Penasihat Strategis
Dalam transaksi yang kompleks ini, BNI Sekuritas memastikan setiap tahapan berjalan sesuai dengan regulasi yang ketat dan praktik terbaik industri. Ikhsan menekankan bahwa fokus utama mereka adalah menciptakan struktur transaksi yang terukur dan transparan.
“Peran kami sebagai penasihat strategis tidak berhenti pada eksekusi transaksi, tetapi memastikan struktur transaksi dirancang secara terukur,” tambahnya.
Regan
teropongbisnis.id adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Gen Z Jangan FOMO! Ini Risiko Ambil KPR Tanpa Hitung Daya Beli di Tahun 2026
- Jumat, 06 Februari 2026
Bank Jateng Perluas KPR Subsidi di Batang: Gandeng 40 Pengembang untuk Hunian MBR
- Jumat, 06 Februari 2026
Analisis Saham Sektor Konsumsi: Strategi Investasi ICBP, SIDO, dan CMRY di Tahun 2026
- Jumat, 06 Februari 2026
Berita Lainnya
Indomobil eMotor Perkuat Pasar Motor Listrik Nasional Lewat Peluncuran QT Series Terbaru
- Jumat, 06 Februari 2026
Linktown Relokasi Kantor Surabaya Perkuat Ekspansi Pasar Properti Jawa Timur Nasional
- Jumat, 06 Februari 2026
Ciputra Fokus Optimalkan Mal Eksisting Saat Pasokan Baru Terbatas 2026
- Jumat, 06 Februari 2026
Tokopedia dan TikTok Shop Dorong Penjual Affiliate Menembus Pasar Global
- Jumat, 06 Februari 2026












