Misi Bangkit Napoli di Serie A Usai Pahitnya Tersingkir Dari Liga Champions
- Jumat, 30 Januari 2026
JAKARTA - Langkah Napoli di kompetisi Eropa harus terhenti secara dramatis setelah ditaklukkan Chelsea 2-3 pada laga pamungkas, Kamis (29 Januari 2026).
Kegagalan ini menjadi tamparan keras bagi sang juara bertahan Liga Italia tersebut. Kini, tidak ada pilihan lain bagi I Partenopei selain mengalihkan fokus total ke panggung domestik guna mengejar ketertinggalan poin dari duo Milan yang semakin digdaya di puncak klasemen.
Antonio Conte kini memikul beban berat untuk mengembalikan mentalitas anak asuhnya di tengah badai cedera yang melanda, demi menjaga martabat klub di sisa musim Serie A 2025/2026.
Baca JugaPrediksi UFC Fight Night: Mario Bautista vs Vinicius Oliveira di Kelas Bantam
Ujian Konsistensi Melawan Fiorentina di Tengah Krisis Pemain
Napoli dijadwalkan menjamu Fiorentina di Stadion Diego Armando Maradona pada Ahad (1 Februari 2026) dini hari WIB. Laga ini menjadi momentum "hidup-mati" bagi Conte untuk menstabilkan situasi tim. Namun, kondisi skuad Napoli saat ini benar-benar memprihatinkan. Conte mengungkapkan bahwa dirinya hanya memiliki 13 pemain lapangan yang siap tempur.
Daftar pemain inti yang absen sangat panjang, meliputi:
Lini Depan: Matteo Politano, David Neres, dan Romelu Lukaku (belum bugar 100%).
Lini Tengah: Kevin De Bruyne, Billy Gilmour, dan Zambo Anguissa.
Lini Belakang & Kiper: Amir Rrahmani dan Vanja Milinkovic-Savic.
Meskipun Fiorentina juga sedang terpuruk di papan bawah dan kehilangan Moise Kean, keterbatasan opsi pemain membuat Napoli harus berjuang ekstra keras untuk meraih poin penuh.
Inter Milan dan AC Milan Kian Nyaman di Puncak Klasemen
Kontras dengan Napoli, dua klub asal Milan terus menunjukkan performa yang solid. Inter Milan di bawah asuhan Cristian Chivu saat ini memimpin klasemen dengan keunggulan lima poin atas AC Milan dan sembilan poin atas Napoli. Keberhasilan Inter lolos ke fase gugur Liga Champions setelah membungkam Dortmund semakin memperkuat mentalitas juara mereka.
Sementara itu, AC Milan yang kini dilatih Massimiliano Allegri diuntungkan dengan kondisi skuad yang bugar karena tidak terbagi fokusnya dengan kompetisi Eropa. Allegri tetap rendah hati dengan menargetkan finis empat besar, namun konsistensi mereka di posisi kedua menjadikannya pesaing terdekat Inter dalam perburuan Scudetto.
Peta Persaingan Papan Atas Serie A (Update 30 Januari 2026)
| Posisi | Klub | Poin | Tantangan Pekan Ini |
|---|---|---|---|
| 1 | Inter Milan | - | Melawan Cremonese (Tandang) |
| 2 | AC Milan | - | Melawan Bologna (Kandang) |
| ... | ... | ... | ... |
| 4 | Napoli | (Tertinggal 9 Poin) | Melawan Fiorentina (Kandang) |
| 5 | Juventus | - | Melawan Parma (Tandang) |
Juventus dan AS Roma Intai Zona Liga Champions
Persaingan menembus empat besar kian memanas dengan kehadiran Juventus dan AS Roma. Juventus yang kini berada di posisi kelima wajib menang atas Parma jika ingin tetap dalam jalur persaingan. Di sisi lain, AS Roma yang memiliki pertahanan baja mulai kesulitan di lini serang setelah kehilangan dua striker utama mereka, Evan Ferguson dan Artem Dovbyk.
Setiap pertandingan di akhir pekan ini berpotensi mengubah tatanan klasemen papan atas, terutama bagi Napoli yang sedang berusaha mencari kembali identitas permainannya.
Regan
teropongbisnis.id adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Gen Z Jangan FOMO! Ini Risiko Ambil KPR Tanpa Hitung Daya Beli di Tahun 2026
- Jumat, 06 Februari 2026
Bank Jateng Perluas KPR Subsidi di Batang: Gandeng 40 Pengembang untuk Hunian MBR
- Jumat, 06 Februari 2026
Analisis Saham Sektor Konsumsi: Strategi Investasi ICBP, SIDO, dan CMRY di Tahun 2026
- Jumat, 06 Februari 2026
Berita Lainnya
Real Madrid Cari Pengganti Modric-Kroos, Mac Allister Jadi Target Utama
- Jumat, 06 Februari 2026
Real Madrid Hadapi Valencia, Arbeloa Soroti Masalah Konsistensi Pemain
- Jumat, 06 Februari 2026
Pemerintah Siapkan Dana Enam Miliar Dolar Demi Kebangkitan Industri Tekstil Nasional
- Jumat, 06 Februari 2026
Jamu Indonesia Kuat dalam Budaya dan Berpeluang Besar Menggerakkan Ekonomi Nasional
- Jumat, 06 Februari 2026












