Lonjakan Arus Balik Lebaran H+4 DAMRI Tingkatkan Layanan dan Armada Penumpang

Kamis, 26 Maret 2026 | 11:33:47 WIB
Lonjakan Arus Balik Lebaran H+4 DAMRI Tingkatkan Layanan dan Armada Penumpang

JAKARTA - Memasuki H+4 Lebaran 1447 Hijriah, pergerakan arus balik semakin terasa di berbagai daerah, termasuk di Terminal Tipe A Kertawangunan, Kabupaten Kuningan. 

Peningkatan jumlah penumpang yang cukup signifikan membuat DAMRI mengambil langkah cepat dengan mengoptimalkan layanan serta armada yang tersedia.

Lonjakan ini tidak datang secara tiba-tiba, melainkan sudah mulai terlihat sejak beberapa hari sebelum Lebaran. Tren peningkatan terus berlanjut hingga hari ini, seiring masyarakat yang kembali ke kota perantauan setelah merayakan hari raya bersama keluarga.

Kondisi tersebut menuntut kesiapan operator transportasi dalam menjaga kelancaran perjalanan. DAMRI pun melakukan berbagai penyesuaian untuk memastikan seluruh penumpang tetap terlayani dengan baik.

Dengan mobilitas yang terus meningkat, upaya antisipasi menjadi kunci utama dalam menghadapi puncak arus balik tahun ini.

lonjakan penumpang meningkat signifikan dibandingkan hari normal

Manager Komersial, Operasi, Pelayanan dan Quality Assurance DAMRI, Wendy, mengungkapkan bahwa terjadi peningkatan signifikan jumlah penumpang dibandingkan hari biasa. Lonjakan ini bahkan mencapai angka yang cukup tinggi.

“Kalau dibandingkan hari biasa, ada peningkatan sekitar 40 persen. Lonjakan ini mulai terasa dari H-3 Lebaran sampai sekarang,” ujar Wendy saat ditemui di Terminal Tipe A Kertawangunan.

Data sementara menunjukkan bahwa hingga pukul 12.00 WIB, jumlah penumpang yang telah diberangkatkan mencapai sekitar 250 orang. Angka ini masih berpotensi bertambah seiring tingginya mobilitas masyarakat.

Kondisi tersebut mencerminkan tingginya kebutuhan transportasi pada periode arus balik. Hal ini juga menjadi indikator bahwa puncak pergerakan belum sepenuhnya berakhir.

optimalisasi armada dilakukan untuk antisipasi lonjakan arus balik

Untuk menghadapi lonjakan tersebut, DAMRI menyiapkan tambahan armada. Tidak hanya mengandalkan bus reguler, operator ini juga mengerahkan bus pariwisata sebagai armada pendukung selama masa angkutan Lebaran.

Secara keseluruhan, DAMRI mengoperasikan sekitar 6 hingga 12 unit bus. Jumlah ini disesuaikan dengan kondisi di lapangan dan tingkat permintaan penumpang.

“Kami juga menyiapkan bus bantuan dari pariwisata untuk mendukung operasional selama angkutan Lebaran,” katanya.

Langkah ini dilakukan agar tidak terjadi penumpukan penumpang di terminal. Dengan penambahan armada, diharapkan seluruh pengguna jasa dapat terangkut dengan lebih cepat dan efisien.

program mudik gratis turut dorong peningkatan jumlah penumpang

Selain layanan reguler, DAMRI juga berkontribusi dalam program mudik gratis. Program ini menjadi salah satu faktor yang turut meningkatkan jumlah penumpang selama periode Lebaran.

Sebanyak 10 armada disiapkan untuk mendukung program tersebut, khususnya bagi masyarakat di Kabupaten Kuningan. Inisiatif ini memberikan kemudahan bagi warga untuk melakukan perjalanan tanpa biaya.

Keikutsertaan DAMRI dalam program ini menunjukkan peran aktif perusahaan dalam mendukung mobilitas masyarakat. Hal ini sekaligus memperkuat fungsi transportasi publik sebagai layanan yang inklusif.

Dampaknya, jumlah penumpang tidak hanya berasal dari layanan komersial, tetapi juga dari program sosial yang diselenggarakan pemerintah daerah.

layanan rute dan sistem tiket fleksibel dukung kenyamanan perjalanan

Dalam operasionalnya, DAMRI melayani sejumlah rute Angkutan Antar Kota Dalam Provinsi. Rute tersebut meliputi Kuningan–Bandung, Indramayu–Bandung, serta Ciledug Cirebon–Bandung dengan tujuan Terminal Cicaheum.

Dari sisi pelayanan, pembelian tiket kini telah dilakukan secara daring. Penumpang dapat mengakses layanan melalui aplikasi DAMRI Apps maupun platform seperti Traveloka dan Netbus.

“Pembelian tiket sudah online. Jadwal tetap ada, tapi saat Lebaran ini kami buat lebih fleksibel,” jelas Wendy.

Fleksibilitas jadwal ini menjadi solusi untuk menyesuaikan dengan kondisi di lapangan. Dengan demikian, penumpang dapat lebih mudah merencanakan perjalanan tanpa harus khawatir kehabisan tiket.

koordinasi lintas instansi dan fasilitas bus tingkatkan kenyamanan penumpang

Untuk memastikan keselamatan dan kelancaran perjalanan, DAMRI juga melakukan ramp check terhadap armada di Terminal Leuwipanjang. Langkah ini penting untuk memastikan seluruh kendaraan dalam kondisi layak jalan.

Selain itu, koordinasi dengan Dinas Perhubungan dan kepolisian terus dilakukan. Pengaturan lalu lintas, termasuk penerapan skema one way, menjadi bagian dari strategi mengurai kepadatan.

“Kami terus berkoordinasi dengan Dishub dan kepolisian untuk memastikan kelancaran arus,” ungkapnya.

Dari sisi kenyamanan, armada DAMRI telah dilengkapi berbagai fasilitas. Mulai dari pengisian daya ponsel, sistem audio, AC, toilet, hingga kursi reclining tersedia untuk menunjang perjalanan.

Menariknya, meskipun terjadi lonjakan penumpang, tarif tiket tetap normal tanpa kenaikan. Kebijakan ini menjadi bentuk komitmen DAMRI dalam memberikan layanan terbaik selama periode arus balik Lebaran.

Terkini