JAKARTA - PT PP (Persero) Tbk (PTPP) memulai langkah strategis di awal tahun 2026 dengan mengamankan proyek prestisius di sektor gedung institusional.
Emiten konstruksi pelat merah ini secara resmi dipercaya untuk menggarap proyek rancang bangun pembangunan kompleks perkantoran Kejaksaan Agung Republik Indonesia. Proyek ini menjadi tonggak penting bagi perusahaan dalam mendukung penguatan sarana fisik lembaga penegak hukum di tanah air.
Kepercayaan yang diberikan kepada PTPP mencerminkan reputasi perseroan yang solid dalam menangani gedung-gedung pemerintahan berskala besar. Dengan pengalaman panjang yang dimiliki, PTPP diharapkan mampu menghadirkan fasilitas yang tidak hanya megah secara visual, tetapi juga fungsional dan mampu menunjang kinerja tinggi para aparat penegak hukum dalam menjalankan tugas negara.
Rincian Kontrak dan Fasilitas Modern Kantor Kejaksaan Agung
Nilai investasi yang dikucurkan untuk proyek rancang bangun ini mencapai Rp934,36 miliar (termasuk PPN). Proyek ini meliputi pembangunan sejumlah gedung kantor penting bagi berbagai divisi di lingkungan Kejaksaan Agung, antara lain Gedung Kantor JAMPIDUM (Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Umum), JAMDATUN (Jaksa Agung Muda Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara), JAMWAS (Jaksa Agung Muda Bidang Pengawasan), serta BPA (Badan Pemulihan Aset).
Seluruh pembangunan gedung tersebut ditargetkan rampung dalam masa pelaksanaan selama 360 hari kalender. Dengan nilai kontrak yang hampir menyentuh angka Rp1 triliun tersebut, PTPP berkomitmen untuk mengoptimalkan setiap aspek teknis. Fasilitas yang dibangun nantinya akan mengusung konsep modern, terintegrasi, dan representatif guna mengakomodasi transformasi kelembagaan yang tengah dilakukan oleh Kejaksaan Agung.
Komitmen PTPP Terhadap Kualitas dan Akuntabilitas Proyek
Dalam proses pengerjaannya, PTPP menegaskan bahwa aspek kualitas dan ketepatan waktu menjadi prioritas utama. Corporate Secretary PTPP, Joko Raharjo, menyampaikan bahwa proyek ini bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan upaya memastikan hasil akhir dapat menunjang operasional pengguna secara maksimal. "Kami berkomitmen menjaga ketepatan waktu, kualitas, dan akuntabilitas dalam setiap tahapan pekerjaan," tegas Joko dalam keterangan resminya.
Perusahaan menyadari bahwa gedung institusional seperti kantor Kejaksaan Agung memiliki spesifikasi dan tingkat keamanan yang khusus. Oleh karena itu, penerapan standar konstruksi yang ketat dan transparan akan terus dijalankan. Hal ini dilakukan untuk memberikan hasil terbaik yang sejalan dengan semangat efektivitas koordinasi antarbidang dan peningkatan kualitas pelayanan publik di lingkungan kejaksaan.
Target Pertumbuhan dan Ekspansi Portofolio BUMN Konstruksi
Kemenangan dalam tender proyek Kejaksaan Agung ini semakin memperkuat portofolio PTPP di segmen gedung pemerintahan. Di tengah dinamika industri konstruksi nasional, perolehan kontrak baru ini menjadi bukti bahwa pipeline proyek perusahaan tetap kuat. Pada tahun 2026, PTPP sendiri menargetkan pendapatan usaha sebesar Rp16 triliun dengan target perolehan kontrak baru yang cukup ambisius mencapai Rp23,5 triliun.
Keberhasilan meraih proyek strategis di awal tahun ini diharapkan menjadi katalis positif bagi stabilitas kinerja keuangan perseroan sepanjang tahun. PTPP terus berupaya membidik proyek-proyek yang berdampak langsung terhadap masyarakat dan layanan negara. Melalui sinergi yang kuat antara inovasi teknis dan manajemen proyek yang efisien, PTPP optimis dapat terus berkontribusi dalam pembangunan infrastruktur nasional yang berkelanjutan.
Dukungan Penuh Bagi Transformasi Kelembagaan Penegak Hukum
Hadirnya infrastruktur kantor yang modern diharapkan mampu mempercepat proses kerja dan meningkatkan efisiensi birokrasi di internal Kejaksaan Agung. Gedung-gedung baru ini dirancang untuk menciptakan lingkungan kerja yang kondusif bagi para jaksa dan staf pendukung lainnya. Inisiatif ini sejalan dengan agenda pemerintah untuk menciptakan tata kelola lembaga hukum yang lebih profesional dan transparan.
Bagi PTPP, setiap batu pertama yang diletakkan dalam proyek ini adalah bentuk dedikasi terhadap pembangunan bangsa. Dengan selesainya pembangunan ini nantinya, kompleks Kejaksaan Agung akan memiliki wajah baru yang melambangkan integritas dan modernitas. Kepercayaan negara ini menjadi motivasi tambahan bagi seluruh tim PTPP untuk memberikan karya konstruksi yang membanggakan dan bermanfaat bagi sistem peradilan di Indonesia.