Wuling Tampilkan Eksion: SUV 7 Penumpang Elektrifikasi Ganda di IIMS 2026

Jumat, 06 Februari 2026 | 12:05:57 WIB

JAKARTA - Dalam upaya memperluas pilihan mobil keluarga yang mendukung mobilitas modern, Wuling Motors secara resmi menghadirkan Wuling Eksion di Indonesia melalui panggung besar pameran Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026. SUV ini dirancang bukan hanya sebagai kendaraan keluarga berkapasitas tujuh penumpang, tetapi juga sebagai simbol dari evolusi elektrifikasi mobil di Tanah Air melalui dua teknologi mutakhir: Electric Vehicle (EV) dan Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV). Perkenalan Eksion ini menandai langkah lanjut Wuling dalam menghadirkan solusi mobilitas masa depan yang dinamis dan ramah lingkungan bagi konsumen Indonesia.

EV & PHEV: Dua Teknologi untuk Mobilitas Keluarga

Wuling Eksion diperkenalkan sebagai SUV keluarga pertama di Indonesia yang mengusung dua opsi elektrifikasi sekaligus — varian EV dan PHEV. SUV ini menjadi bukti nyata bahwa elektrifikasi tidak hanya untuk kendaraan perkotaan kecil, tetapi juga mampu merangkul segmen keluarga yang membutuhkan kendaraan serbaguna.

Marketing Director Wuling Motors, Ricky Christian, menjelaskan bahwa peluncuran Eksion merupakan bagian dari strategi perusahaan untuk menjawab kebutuhan mobilitas masyarakat yang terus berkembang. Menurutnya, Wuling secara konsisten menghadirkan produk yang sesuai dengan kebutuhan konsumen dan tren teknologi saat ini. Ia bahkan menyampaikan bahwa pada tahun sebelumnya, Wuling telah memperkenalkan berbagai model mulai dari city car EV hingga kendaraan komersial dan MPV dengan teknologi EV dan PHEV. “Memasuki tahun 2026, kami juga sedang menyiapkan produk terbaru untuk menjawab kebutuhan konsumen ke depan,” ujar Ricky Christian.

Dengan hadirnya dua pilihan teknologi ini, Eksion tidak hanya berfokus pada daya jelajah yang ramah lingkungan, tetapi juga memberikan fleksibilitas bagi konsumen dalam menyesuaikan mode berkendara sesuai gaya hidup dan rute perjalanan mereka.

Desain dan Kenyamanan: Dari Estetika Hingga Fungsionalitas

Nama “Eksion” sendiri terinspirasi dari kata action, yang mencerminkan semangat mobil ini untuk bergerak, menjelajah, dan menemani perjalanan keluarga. Konsep itu tercermin melalui apa yang disebut sebagai Muscular Flowline Design — sebuah desain yang menampilkan garis-garis tegas, profil proporsional, dan tampilan modern khas sebuah SUV.

SUV ini dibangun dengan kabinnya yang luas dan konfigurasi untuk tujuh penumpang, sehingga memberi fleksibilitas bagi pengguna untuk menjadikan mobil ini sebagai kendaraan sehari-hari maupun untuk perjalanan jarak jauh bersama keluarga. Selain itu, Eksion dilengkapi panoramic sunroof yang membentang hingga baris belakang — suatu fitur yang memaksimalkan pencahayaan alami di dalam kabin dan meningkatkan pengalaman berkendara ketika menikmati perjalanan bersama orang-orang terdekat.

Dengan kombinasi desain dan fitur kenyamanan ini, Wuling tampaknya ingin menempatkan Eksion bukan sekadar sebagai SUV biasa, tetapi sebagai partner perjalanan keluarga yang dapat diandalkan, nyaman, dan berteknologi tinggi.

Magic Battery Pro: Jangkauan Maksimal 530 Km

Salah satu daya tarik utama varian EV dari Wuling Eksion adalah teknologi baterainya. Pada varian ini, Wuling membekali mobil dengan Magic Battery Pro, yang diklaim mampu memberikan jangkauan hingga 530 kilometer dalam satu kali pengisian daya.

Jarak tempuh ini dirancang untuk mengatasi kekhawatiran umum konsumen mengenai "range anxiety" — ketakutan akan jarak tempuh yang terbatas — terutama ketika berkendara di luar kota atau dalam perjalanan jauh. Dengan jangkauan yang diklaim mencapai sekitar setengah ribu kilometer, Wuling menghadirkan Eksion sebagai SUV listrik yang kompetitif untuk penggunaan harian maupun rekreasi keluarga tanpa harus sering mengisi ulang baterai.

Meski klaim jarak ini ideal dalam kondisi tertentu, akan menarik untuk melihat bagaimana Eksion ini akan tampil di kondisi jalan nyata dan bagaimana infrastruktur pengisian di Indonesia akan mendukung pemakaian EV jangka panjang.

PHEV & Ling Power: Lebih dari 1.000 Kilometer Jarak Tempuh

Sementara itu, varian Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV) Wuling Eksion menggabungkan mesin bensin dengan motor listrik yang didukung oleh teknologi Ling Power. Konfigurasi ini memberi keunggulan tersendiri — yakni total jarak tempuh lebih dari 1.000 kilometer.

Kelebihan dari sistem PHEV adalah fleksibilitasnya. Pengguna tidak lagi terlalu khawatir akan infrastruktur pengisian listrik, karena kendaraan ini tetap dapat mengandalkan mesin bensin saat baterai mulai habis. Dengan demikian, varian PHEV dapat menjadi opsi menarik bagi konsumen yang menginginkan kepraktisan dalam berbagai situasi, dari rute dalam kota hingga perjalanan jauh tanpa batasan signifikan.

Mengamati Eksion Langsung di IIMS 2026

Pengunjung acara IIMS 2026 dapat menyaksikan sendiri tampilan Wuling Eksion di booth Wuling Motors, Hall D2, JIExpo Kemayoran, Jakarta. Selain menampilkan Eksion, Wuling juga membawa seluruh lini produknya — termasuk mobil ICE (Internal Combustion Engine), EV, Hybrid, dan Plug-in Hybrid — untuk memberikan gambaran menyeluruh tentang pilihan mobil mereka kepada pengunjung pameran.

Melalui hadirnya Eksion di IIMS 2026 ini, Wuling menegaskan bahwa mereka tidak hanya mengikuti tren electrification, tetapi juga ikut serta dalam menggerakkan pasar otomotif Indonesia ke arah pilihan mobil keluarga yang lebih ramah lingkungan dan berteknologi tinggi.

Terkini