JAKARTA - Kepindahan Karim Benzema kembali menjadi sorotan besar di Liga Pro Saudi.
Penyerang senior asal Prancis itu secara resmi meninggalkan Al Ittihad dan bergabung dengan rival langsung mereka, Al Hilal. Pengumuman transfer ini disampaikan Al Hilal pada Selasa, sekaligus menandai babak baru dalam persaingan elite sepak bola Arab Saudi yang semakin panas.
Proses kepindahan Benzema ke Al Hilal sempat mengalami penundaan. Sejumlah urusan administratif harus diselesaikan sebelum kesepakatan benar-benar rampung. Namun pada akhirnya, semua pihak terkait berhasil menuntaskan transfer tersebut tepat di hari terakhir bursa.
Benzema yang kini berusia 38 tahun memutuskan tetap melanjutkan kariernya di Arab Saudi. Keputusan ini diambil meski ia menerima sejumlah tawaran dari klub-klub Eropa yang tertarik memanfaatkan pengalamannya.
Proses Transfer Melibatkan Banyak Pihak
Al Hilal menjelaskan bahwa kepindahan Karim Benzema melibatkan peran penting Kementerian Olahraga Arab Saudi serta Public Investment Fund atau PIF. Kedua institusi tersebut ikut mengawal proses agar transfer berjalan sesuai regulasi.
Sebelumnya, kesepakatan Benzema sempat tertahan karena kendala administratif. Situasi ini membuat pengumuman resmi baru bisa dilakukan setelah seluruh dokumen dinyatakan lengkap dan sah.
Menurut sumber, kontrak lama Benzema di Al Ittihad menyisakan enam bulan masa berlaku. Ia menolak perpanjangan kontrak karena merasa proposal yang diajukan tidak mencerminkan penghargaan terhadap kontribusinya.
Alasan Benzema Tinggalkan Al Ittihad
Keputusan Benzema hengkang dari Al Ittihad tidak datang secara tiba-tiba. Selain faktor kontrak, ada persoalan finansial yang menjadi pertimbangan utama. Kontrak sebelumnya disebut membuat Benzema bermain tanpa bayaran efektif dalam periode tertentu.
Situasi tersebut mendorong PIF untuk mengatur kepindahan sang pemain ke Al Hilal. Langkah ini dinilai sebagai solusi terbaik agar Benzema tetap mendapatkan perlakuan sesuai statusnya sebagai bintang besar.
Meski menerima tawaran dari Eropa, Benzema memilih bertahan di Arab Saudi. Salah satu alasan kuatnya adalah kontrak hak citra diri yang masih berlaku hingga tahun 2030.
Pengumuman Resmi Dari Al Hilal
Al Hilal mengumumkan kedatangan Karim Benzema melalui akun resmi media sosial X. Dalam pernyataannya, klub menegaskan bahwa Benzema kini telah resmi menjadi bagian dari skuad mereka.
Pengumuman tersebut langsung mendapat respons luas dari publik sepak bola. Banyak pihak menilai transfer ini akan mengubah peta persaingan Liga Pro Saudi, terutama dalam perebutan gelar juara.
Dengan pengalaman dan kualitas yang dimiliki Benzema, Al Hilal diyakini semakin kuat. Kehadirannya menambah daftar pemain bintang yang sebelumnya sudah dimiliki klub tersebut.
Isu Kemarahan Cristiano Ronaldo Mencuat
Kepindahan Benzema ke Al Hilal ternyata memicu reaksi keras dari Cristiano Ronaldo. Menurut laporan, bintang asal Portugal itu dikabarkan marah dengan keputusan tersebut.
Ronaldo disebut menolak bermain untuk Al Nassr pada Senin malam WIB sebagai bentuk protes. Ia menilai PIF tidak memberikan investasi yang cukup bagi klubnya.
Selain itu, Ronaldo juga merasa ada perlakuan berbeda yang menguntungkan klub-klub rival. Kedatangan Benzema ke Al Hilal dinilai semakin memperberat langkah Al Nassr dalam perburuan gelar.
Dampak Terhadap Persaingan Liga Saudi
Cristiano Ronaldo hingga kini masih menantikan gelar liga pertamanya sejak pindah ke Arab Saudi pada 2022. Situasi tersebut membuat setiap penguatan rival menjadi perhatian serius baginya.
Dengan bergabungnya Benzema, Al Hilal semakin kokoh sebagai penantang utama. Klub ini memang dikenal sebagai yang tersukses di Arab Saudi dengan koleksi 21 gelar liga dan empat trofi Asia.
Pada musim panas lalu, Al Hilal bahkan mencatatkan kemenangan prestisius atas Manchester City dengan skor 4-3 di ajang Piala Dunia Antarklub di bawah asuhan Simone Inzaghi.
Langkah Al Ittihad Setelah Ditinggal Benzema
Kepergian Karim Benzema membuat Al Ittihad bergerak cepat mencari pengganti. Klub asal Jeddah tersebut dikabarkan telah menyiapkan Youssef En-Nesyri untuk mengisi peran di lini depan.
Tidak hanya itu, perubahan besar juga terjadi di sektor tengah. Gelandang N’Golo Kante disebut akan meninggalkan Al Ittihad untuk bergabung dengan Fenerbahce. Pemain asal Prancis itu kini berusia 34 tahun.
Dengan banyaknya perpindahan pemain bintang, dinamika Liga Pro Saudi diprediksi semakin menarik. Kepindahan Benzema ke Al Hilal bukan hanya transfer biasa, tetapi simbol ketatnya persaingan antarklub elite di Arab Saudi musim ini.